PNS apakah sebuah pilihan atau keharusan??

Hampir satu bulanan ini bolang amatin di top post wordpress berita – berita tentang penerimaan PNS selalu muncul. Hampir semua departemen mengadakan peenrimaan PNS pada bulan ini. Mulai dari depkeu,deptan,depdag, depdiknas,kejaksaan,BMG,LIPI,dephub,depkes dan beberapa departemen yang lain, serta di hampir semua pemerintahan daerah tingkat I dan II.
Sementara itu di daerah Menpan mengisyaratkan akan ada penerimaan PNS total sebanyak 30.000 orang. Dengan jumlah formasi sebanyak itu sudah banyak para jobseeker yang telah siap – siap untuk mengambil jatah tersebut. Beberapa orang yang bolang kenal juga telah bersiap – siap untuk menyambut ajang penerimaan PNS tersebut. ‘Beliau’ (orang yang bolang kenal tsb) bahkan telah menyiapkan uang dalam jumlah yang cukup banyak, untuk menghadapi segala kemungkinan.

Ketika bolang tanya untuk apa duit yang segitu banyak, “gini bolang ye, ane udah ngitung kalo ada 30.000 formasi seluruh indonesia, berarti kalo dibagi rata tiap provinsi jadi ada sekitar 900an formasi, Sementara di SUM-SEL ada 13 kabupaten/kota jadi ada sekitar 70an formasi per kabupaten” kata ‘Beliau’ . “ente begitu cerdas” kata bolang memuji..

“trus kalo tiap kabupaten/kota cuma ada 70 katakan lah formasinya, itu udah ada jatahnya semua. mulai dari bupati/wabup, sampe ketua DPRDdan anggota DPRD serta pejabat daerah lainnya”kata ‘Beliau’ lagi. “trusss” bolang sambil ngelongo.”nah kita harus bisa nukar jatah para pejabat tersebut dengan uang kita, biar kita jadi “jatah” mereka. “ehm”, ‘bolang tambah bingung’.“dinegara kita ni ga ada lagi yang bersih,semua pake jatah – jatahan, pake koneksi, jadi buat apa kita pusing – pusing kalo punya koneksi”,kata ‘Beliau’ angkuh.

Kebanyakan para pencari kerja di negeri ini memang punya pikiran yang sama dengan kata ‘Beliau’ tersebut. Aroma ketidakjujuran sudah tercium pada proses penerimaan PNS. Di beberapa daerah tingkat II penerimaan PNS hanya sebuah seremonial belaka, toh orang – orang yang lulus sudah diketahui publik jauh sebelum hasil tes itu diumumkan. Hasilnya pun dapat ditebak yang lulus adalah orang – orang yang berada di lingkaran syetan keluarga para pejabat daerah itu sendiri.

Kondisi ini sungguh sangat disesalkan, karena kebanyakan mereka – mereka yang manfaatin koneksi tersebut kurang berkualitas, sehingga kinerja pemerintahan tidak efektif. Duh negeri ini sampai kan ya mo berubah. Selanjutnya kita lihat saja proses  penerimaan PNS kali ini??

Diluar itu semua apakah proses rekrutmen yang bersih atau tidak, sekarang menurut perspektif bolang “PNS itu sebuah pilihan atau keharusan?” Ada sebagian orang menganggap bahwa pilihan menjadi PNS jika semua pintu lain telah tertutup. Namun ada banyak kalangan juga menganggap bahwa PNS adalah sebuah keharusan dan bahkan mempunyai prestise tersendiri. Dalam artian status sosial seseorang akan terangkat apabila dia menjadi seorang PNS. Selanjutnya terserah apapun perspektif anda tentang PNS.

Artikel ini diambil dari blog SI bolang


~ oleh si bolang pada Oktober 31, 2008.

4 Tanggapan to “PNS apakah sebuah pilihan atau keharusan??”

  1. ternyata emang bener ada main – main??
    kalo gitu saya ogah ah ikutan tes CPNS

  2. Tahun kmrn temen aku juga ikut PNS di jakarta, tiba2 dia ditelpon oleh pihak yang ga bertanggung jawab, dan bilang “jika mau masuk PNS, saya bisa bantu, dengan harga 30 juta”. kejadian ini benar2 nyata dialami oleh temen aku sendiri, dia cerita begitu.

    klo aku mending kerja swasta daripada masuk PNS dengan cara yang ga murni, kan DOSA BESAR bo’………..

    Ngeri tar di akhirat nanti….
    Iiiiiii….

  3. klo semua org baik ga ad yg mau jd PNS, bagaimana bisa merubah sistem yg ada menjadi lebih baik?????????????????

  4. PNS khan ladang cari aman, gak pusing – pusing mikirin usaha yang bangkrut, toh kalo bangkrut siapa yag rugi…Khan rame – rame bo!
    Masa bodo sama nasib orang yang penting PNS bisa tidur enak, makan enak, tinggal fikirkan gimana caranya bisa menghabiskan kas negara hingga ludes tanpa sisa.
    KPK..Persetan, toh dia juga manusia yang ijo matanya kalo lihat rupiah menumpuk…
    Pak Presiden…Gimana kalo PNS dihapuskan aja biar semua kerja mandiri,tergantung SDMnya khan..Siapa yg pintar mengelola usahanya, maka dia yg sukses..Cukup adil bukan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: